Tampilkan postingan dengan label Penyakit Stroke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Stroke. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Maret 2016

Kenali gejala stroke sebelum terlambat

Kenali gejala stroke sebelum terlambat

Kenali gejala stroke sebelum terlambat, Cerebrovascular accident (CVA) atau yang lebih dikenal dengan istilah Stroke adalah penyakit yang terjadi karena terjadinya gangguan pada suplai darah ke otak yang mengakibatkan otak kehilangan fungsinya dalam waktu cepat. Di Indonesia sendiri jumlah penderita penyakit stroke semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir 2012, sebuah lembaga kesehatan mencatat telah terjadi kurang lebih 500.000 kasus penderita stroke, 12.500 orang diantaranya meninggal akibat penyakit tersebut, sementara sisanya mengalami cacat, ringan maupun berat. Karena itu kenali gejala stroke sedini mungkin, karena pengobatan awal dan pencegahan menjadi peranan penting dalam memerangi stroke.

Faktor pemicu penyebab stroke terbagi menjadi dua, antara lain:

Pemicu dari medis


  • Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi)
  • Kolesterol
  • Arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah)
  • Gangguan jantung
  • Diabetes
  • Riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan)
  • Migren (sakit kepelah sebelah).

Pemicu dari perilaku atau kebiasaan


  • Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food)
  • Kebiasaan merokok
  • Mengonsumsi minuman bersoda dan beralkohol
  • Kurang gerak/ olah raga
  • Obesitas/ kegemukan
  • Suasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Kenali gejala stroke lebih awal


Kenali informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan dipahami, agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke. Berikut tanda dan gejala stroke yang bisa untuk referensi ,antara lain:
  1. Mati rasa mendadak atau bebal dan lemas pada muka, tangan atau kaki, terutama pada satu sisi bagian tubuh saja
  2. Sulit bicara atau sulit mengerti secara mendadak dan diselimuti rasa bingung
  3. Satu atau kedua mata kabur secara tiba-tiba
  4. Sukar untuk berjalan, terhuyung-huyung dan kehilangan keseimbangan secara mendadak
  5. Kepala terasa sakit dan pusing tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya

Rasa lain yang bisa muncul bila terkena serangan stroke:
  1. Rasa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah
  2. Pingsan atau merasa hilang kesadaran secara mendadak

Berikut 10 cara mudah yang dapat kita lakukan untuk pencegahan stroke secara dini sebelum terlambat:
  1. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok, karena dapat mengakibatkan pengerasan dinding pembuluh darah dan membuat darah mudah menggumpal.
  2. Periksakan tensi darah secara berkala.
  3. Kendalikan penyakit jantung. berhati-hatilah jika Anda memiliki gejala atau gangguan jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi karena hal ini dapat meningkatkan risiko terjadi stroke.
  4. Kendalikan stres dan tingkat depresi
  5. Kurangi garam, karena akan mengikatkan tekanan darah.
  6. Pantau berat badan Anda, karena badan gemuk atau obesitas akan meningkatkan risiko mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, yang dapat memicu terjadinya stroke.
  7. Berolahraga tertur dan aktif, agar menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah.
  8. Kurangi alkohol, karena dapat menaikkan tensi darah.
  9. Mencari Informasi tentang dunia kesehatan, beragam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cenderung mudah menggumpal
  10. Makanlah dengan sehat

Mengonsumsi sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya dapat membuat pembuluh darah mengeras. Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah.

Kini telah hadir Amazon Plus, produk herbal alami A Miracle of Olive Hydroxytyrosol (keajaiban dari buah Zaitun). Di mana hanya Zaitun Hydroxytyrosol satu-satunya zat yang dapat menembus hingga syaraf terkecil dari otak manusia sehingga melindungi sel-sel otak dari kerusakan, yang berpotensi dalam menjaga fungsi kognitif dan memori otak, serta mampu menghambat penumpukan plak pada trombosit atau keping darah.

Baca juga:  

 

 

 

 

Jumat, 13 September 2013

Cegah Stroke Dengan Zaitun

Cegah Stroke Dengan Zaitun - Orang berusia lanjut yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki lebih rendah terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya, kata para ahli dalam laporan riset yang dipublikasikan beberapa waktu silam.
Beberapa ilmuwan dari National Institute of Health and Medical Research di Bordeaux, Perancis, memantau perkembangan 7.625 orang Perancis berusia 65 tahun di tiga kota besar, yakni Bordeaux, Dijon dan Montpellier, selama lima tahun.

Selama penelitian, ada 148 orang yang terserang stroke. Responden dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai tindakan mereka menggunakan minyak zaitun, mulai dari orang yang tak menggunakannya sama sekali sampai mereka yang menggunakannya dalam menyajikan makanan, memasak, dan membuat roti.

Ketika para peneliti menyesuaikan berbagai faktor, seperti berat tubuh, kegiatan fisik, dan makanan secara keseluruhan, terungkap bahwa responden yang menggunakan minyak zaitun secara “intensif” memiliki risiko 41 persen lebih rendah terserang stroke dibanding mereka yang tak pernah mengonsumsi minyak zaitun.
“Penelitian kami menunjukkan perlunya serangkaian rekomendasi diet yang baru untuk mencegah stroke bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas,” kata penulis riset, Cecilia Samieri, sebagaimana dikutip AFP.

Sementara itu, seorang neurolog di Columbia University Medical Center di New York, Dr Nikolaos  Scarmeas, yang menulis editorial yang disiarkan bersama studi tersebut, menekankan bahwa penelitian tersebut bersifat “observasional”.

Studi itu menemukan hubungan antara penggunaan minyak zaitun oleh manusia dan risiko stroke yang mereka hadapi, kata Scarmeas. Akan tetapi, hal itu tak perlu diterjemahkan menjadi hubungan sebab-akibat.
“Orang yang mengonsumsi minyak zaitun mungkin sangat berbeda dari orang yang tidak menggunakannya,” kata Scarmeas.

Pengguna minyak zaitun, misalnya, mungkin memiliki penghasilan yang lebih tinggi, makan lebih baik secara keseluruhan atau lebih sering berolahraga dibandingkan dengan orang yang tak pernah mengonsumsi minyak zaitun.
Para peneliti dalam studi baru itu, yang dipimpin oleh Cecilia Samieri, berusaha memperhitungkan perbedaan itu. Dan setelah mereka melakukannya, minyak zaitun tetap terbukti memiliki hubungan risiko stroke yang lebih rendah.
Akan tetapi, Scarmeas menyatakan bahwa tak mungkin untuk sepenuhnya memperhitungkan semua variabel itu. Yang diperlukan, katanya, adalah percobaan klinis, yaitu obyek penelitian secara acak diminta menggunakan minyak zaitun atau tidak, lalu diikuti perkembangannya dari waktu ke waktu untuk melihat siapa yang terserang stroke.
Percobaan klinik semacam itu dipandang sebagai “standar emas” bukti medis. “Stroke biasa terjadi di kalangan orang yang berusia lanjut dan minyak zaitun akan menjadi cara yang mudah dan murah untuk membantu mencegahnya,” kata Cecilia Samieri. Temuan tersebut disiarkan di jurnal media American Academy of Neurology, “Neurology”.

 

AMAZON PLUS, minuman kesehatan kelas premium yang diolah dari zaitun hydroxytyrosol dan kandungan lainnya seperti acai berry, delima merah, blue berry, tomat dan keseluruhan buah manggis (kulit, daging dan biji). Minum amazon plus 30-90 ml setiap hari membantu mencegah stroke. AMAZON PLUS juga berkhasiat mengobati stroke.

Untuk informasi lebih banyak tentang Amazon Plus bisa hubungi kami

Sumber: www.kompas.com