Selasa, 11 Juni 2013

Zat menyehatkan dalam Delima merah

Zat menyehatkan dalam Delima merah


Bagi masyarakat Cina, buah delima merah merupakan salah satu buah wajib dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Mereka percaya bahwa bijinya yang banyak merupakan simbol rejeki yang berlimpah.

Di Indonesia sendiri buah delima merah sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias sekaligus untuk dimakan. Di samping itu, sebenarnya buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dimana ia mengandung zat-zat yang menyehatkan dan mampu mencegah segala macam penyakit.

Sebagai contoh, jus delima merah, apabila digunakan untuk berkumur terlebih dahulu sebelum diminum, dapat membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut tak sedap. Sedangkan, memakan dengan perlahan-lahan buah delima merah dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindarkan dari kekeringan tenggorokan.

Khasiat lainnya berasal dari kandungan zat tanin yang ada pada buah ini, dimana mereka dapat membius cacing gelang, cacing kremi, dan cacing puta dalam usus, sehingga mereka dapat ikut keluar melalui feses pada saat buang air besar buang. Di Mesir dan Vietnam sendiri pengobatan ini sudah umum dilakukan.

 

Sumber: khasiat buah.com

Inilah Manfaat Keluarga Berry

manfaat keluarga berry

Manfaat Keluarga Berry - Buah dari keluarga berry seperti strawberry, blueberry, blackberry, acai berry dan lainnya memang dikenal punya kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kenali manfaat buah dari keluarga berry berikut untuk mendapatkan manfaatnya.

Jenis keluarga berry ini memang dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. “Apa yang membuat berries begitu istimewa adalah adanya phytochemical yaitu nutrisi alami yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan,” kata ahli diet Nancy Copperman, MS, RD, CDN, Direktur Inisiatif Kesehatan Masyarakat untuk Kantor Kesehatan Masyarakat di North Shore – Long Island NY, seperti yang dilansir Everydayhealth.

Bantuan Kelola Diabetes

Buah berry ini memang cukup manis, namun manisnya tentu tidak akan membuat lonjakan gula darah pada pengidap diabetes menjadi naik. Konsumsi buah utuh jauh lebih baik daripada dibuat jus. Karena kandungan gula dalam jus akan lebih tinggi dan serat justru akan menyusut.

Mencegah Parkinson

Orang yang makan setidaknya dua porsi buah dalam seminggu memiliki kesempatan 25 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit Parkinson. Menurut penelitian, kandungan flavonoid tinggi yang berlimpah dalam berry mengurangi risiko sebesar 40 persen.

Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

Bahkan orang-orang dengan risiko kuat untuk mewariskan penyakit jantung mungkin menemukan bahwa diet kaya buah-buahan dan sayuran mentah, dapat mengurangi kemungkinan mereka terkena serangan jantung, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS Medicine. Para peneliti mengamati pola makan dan angka serangan jantung di antara 27.000 orang dari berbagai latar belakang dan menemukan bahwa pemuatan buah-buahan dan sayuran tampaknya mengubah risiko genetik dan menghindarkan Anda dari penyakit jantung.

Pengendalian Berat

“Karena serat dan konten cair, berries memberi kita rasa kenyang,” ungkap Copperman. Dan perasaan kenyang merupakan bagian penting dari mengelola program diet Anda. “Biarkan kreativitas dapur menuntun Anda untuk bereksperimen dengan berries yang kaya gizi,” imbuhnya.

Tekanan Darah

Meskipun tidak ada uji klinis bahwa berry dapat melawan tekanan darah tinggi, ahli gizi dan dokter merekomendasikan diet tinggi buah-buahan segar dan sayuran untuk menjaga tekanan darah Anda. "Manfaat ini akan kembali ke sifat antioksidan buah, dan juga kecenderungan genetik Anda," kata Copperman.

Diet berry mungkin sangat membantu bagi orang-orang yang sejarah keluarganya sarat dengan risiko penyakit jantung (tekanan darah tinggi itu sendiri merupakan faktor risiko penyakit jantung). Senyawa kimia dalam buah melawan peradangan sistemik yang dapat menyertai tekanan darah tinggi, membantu untuk membuat tubuh Anda sehat secara keseluruhan.
 
Melawan Kanker

Flavonoid dikemas dalam berry, seperti blueberry dan raspberry. Penelitian yang dipublikasikan dalamJournal Farmasi dan Analisis Biomedis menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa lain yang ditemukan dalam berry dapat membantu mengurangi risiko kanker usus. Karena kanker diet pencegahan umumnya menekankan buah-buahan dan sayuran, termasuk berry tentu tidak akan merugikan. Sekali lagi, Copperman menekankan, manfaat mencegah kanker ditingkatkan oleh masuknya berbagai buah-buahan dan sayuran yang beraneka warna.

Sumber: okezone health

Sejarah tomat sebagai makanan

Sejarah tomat sebagai makanan, Awalnya orang eropa mengira tomat beracun, karena warna tomat yang cerah. Namun, orang Italia dan Spanyol mulai membudidayakan tanaman tersebut hingga menjadi kebiasaan penduduk negara tersebut untuk dikonsumsi sehari-hari.

Kebiasan unik mengkonsumsi tomat dikenal dunia sebagai diet Mediterran. Sebagian orang menyebut tomat buah karena bentuknya terlihat menarik seperti buah, akan tetapi definisi lain berkata berbeda tomat digunakan sebagai pelengkap sayuran makan seperti salad.

Botanis Galen (129-217 SM) mengatakan di catatan bukunya bahwa tomat dikenal sebagai “buah persik serigala”, orang kuno pada jaman dahulu menggunakan tomat untuk menghalau serigala. Bahasa latin dari tomat lycopersicum merupakan nama latin dari buah persik serigala. Kemudian nama tersebut akhirnya dipakai seterusnya untuk ilmu taksonomi oleh bapak taksonomi dunia Carl Linnaeus (1707 – 1778).

Orang Spanyol dan Italia menyebut tomat sebagai pome d’oro atau dikenal sebagai apel emas yang mngindikasikan bahwa tomat yang pertama datang ke benua eropa awalnya berwarna kuning keemasan. Lain lagi dengan orang Perancis menyebut tomat sebagai pomme d’amour atau apel cinta.

Kandungan tomat yang terkenal adalah lycopene yang juga ditemukan di buah semangka dan jambu biji merah. Berdasarkan penelitian oleh Profesor John Erdman dari Universitas Ilionis Amerika, zat lycopene berperan aktif dalam mencegah terjadinya kanker prostat pada laki-laki, tidak hanya itu tomat juga merupakan viagra alami tanpa efek samping. Tomat juga dapat dipakai sebagai menu diet bagi orang yang menderita obesitas dikombinasikan dengan teh hijau. Kandungan lycopene tertinggi terdapat pada tomat yang daging buahnya berwarna merah.

Di akhir abad ke-19 tomat masih dikenal sebagai buah yang beracun di Amerika Serikat, tetapi berkat Joseph Campbell yang menyakinkan orang Amerika, tomat mulai dikonsumsi sebagai makanan dalam kaleng di tahun 1987. Penelitian juga membuktikan bahwa tomat mengandung vitamin A dan C yang memiliki antioksidan sebagai pencegahan dini terhadap resiko kanker dan resiko penyakit jantung.

Kandungan lain dari tomat adalah terkandung zat anti inflamasi yang berfungsi meredam resiko atherosclerosis, osteoporosis, alzheimer, dan penyakit kelainan kardio vaskular. Kesimpulannya tomat bukanlah buah yang beracun lagi di mata masyarakat sebaliknya buah tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh kita mengindari tubuh kita dari penyakit.

Itulah informasi Sejarah tomat sebagai makanan, semoga bermanfaat

 

Sumber: teknoku blog

Manfaat manggis untuk kesehatan kita

Buah manggis dan manfaatnya Manfaat manggis untuk kesehatan kita - Manfaat manggis untuk kesehatan menurut para praktisi mereka memahami cara yang baik untuk  membantu dan menyembuhkan pasiennya, dan mereka telah menulis secara luas tentang manfaat kesehatan dari buah manggis. Beberapa praktisi kesehatan, yang mengetahui manfaat manggis dalam kehidupan mereka sendiri dan pada pasien mereka, telah ini mengatakan:

“Manggis menyediakan dukungan kuat untuk setiap sistem organ dalam tubuh manusia. Fakta ini dikukuhkan berdasarkan pengalaman klinis ... saya yakin bahwa manggis akan, dan tanpa diragukan lagi, menjadi suplemen makanan yang paling sukses yang pernah ada,” Ungkap J. Frederic Templeman, MD, seorang dokter manggis dunia.

“Manggis ... mampu membalikkan sebagian besar penyakit manusia moder,” tutur Kenneth J. Finsand, MD, seorang dokter kiropraksi berlatih selama hampir 30 tahun yang memiliki spesialisasi dalam kedokteran fungsional sepanjang karir medisnya.

“Manggis memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar untuk setiap organ dalam tubuh kita,” ujar Sam Walters, NMD, seorang praktisi keluarga dilatih sebagai spesialis pada obat tradisional dan alami, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai praktisi yang komprehensif dalam profesi medis,

Manfaat manggis untuk kesehatan Anda?


Apa yang membuat Garcinia mangostana L. jadi serbaguna dalam menangani begitu banyak masalah kesehatan?

Manggis mengandung lebih dari 40 kandungan senyawa kimia alami yang disebut Xanthone. Meskipun semua xanthone ini memiliki struktur molekul yang sama, tetapi masing-masing memiliki komposisi kimia sendiri yang unik dan memungkinkan untuk melakukan fungsi tertentu.

Alpha-mangostin, misalnya yakni antioksidan yang sangat ampuh. Gamma-mangostin merupakan antiinflamasi yang kuat. Garcinone E adalah agen antitumor.

Maraknya produksi buah manggis


Para profesional medis telah mengetahui cara yang baik untuk mengobati penyakit, tetapi kita juga tahu bahwa mereka tidak memiliki semua jawaban untuk mengatasi berbagai penyakit.

Ada juga saat-saat ketika mereka menggunakan obat yang kemudian malah menyebabkan kerugian atau bisa jadi menyebabkan kerusakan.

Berikut ini adalah pertanyaan sederhana: Mengapa menggunakan obat, dengan berbahaya dan kadang-kadang memiliki efek samping yang fatal? Bagaimana jika buah alami dapat menyembuhkan penyakit yang mereka alami?

Obat alami dapat memberikan manfaat kesehatan tanpa efek samping yang berbahaya dari obat. Tetapi, beberapa orang yang baru mendengar tentang manfaat manggis untuk pertama kalinya, mungkin akan cenderung untuk mengatakan bahwa terlalu banyak manfaat yang disediakan dari buah manggis.

Sains modern Dengan Pengobatan Tradisional


Berabad-abad penggunaan manggis telah membantu wilayah Asia Tenggara mengembalikkan kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Penyembuh tradisional di Asia biasanya menggunakan buah untuk menghentikan infeksi, mengatasi inflamasi dan meningkatkan energi seseorang,

Semakin banyak ilmuwan modern dan praktisi kesehatan sepakat tentang manfaat dari manggis. Mereka telah menemukan bahwa buah ini membantu dalam mencegah dan mungkin bahkan menghentikan berbagai macam penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, kanker dan penyakit kronis lainnya.

Xanthone dalam buah manggis


Sistem kekebalan tubuh kita mencoba untuk menjaga triliunan sel dalam tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan racun, radikal bebas, virus, bakteri, jamur dan zat berbahaya lainnya. Kadang-kadang, sistem kekebalan tubuh kita akan kewalahan. Sehingga menyebabkan tubuh kita sakit, yang disebabkan oleh sradikal bebas.

Radikal bebas merupakan atom stabil dengan elektron yang tidak berpasangan. Ketika radikal bebas mengalami ‘kontak’ dengan atom stabil, maka ia akan mencuri elektron yang dibutuhkan dari atom stabil. Antioksidan dapat menangkal radikal bebas, memiliki elektron ekstra yang bisa dibagikan dengan radikal bebas. Dengan kemampuannya ini sehingga mampu mencegah radikal bebas yang menyerang sel sehat.

Manggis mengandung antioksidan yang kuat yang disebut Xanthone, senyawa kimia alami yang terbukti memiliki berbagai sifat kekebalan. Xanthone menempati tempat khusus pada buah manggis sebagai senyawa penyembuhan. Telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dari vitamin E, salah satu senyawa alam yang dikenal sebagai antioksidan paling kuat.

Sebuah uji laboratorium yang dikenal sebagai ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity), menunjukkan bahwa satu ons jus manggis dapat menyerap radikal bebas hingga 20-30 kali dari satu ons sebagian besar buah dan sayuran.

Senyawa lain dalam Manggis


Manggis juga mengandung senyawa alami lainnya yang sangat ampuh dan baik untuk kesehatan, seperti catechin, polysaccharide, quinone, stilbene dan polifenol.

Catechin yang ditemukan memiliki sifat lima kali lebih kuat sebagai antioksidan dari vitamin C. Polysaccharide sangat ampuh sebagai antikanker dan antibakteri. Membantu memblokir sel rusak yang bermutasi pada sel-sel sehat serta dapat membantu menghentikan penyebaran kanker, dan efektif terhadap bakteri intraseluler.

Quinone dan stilbene dikenal karena sifat antibakteri dan juga merupakan antioksidan yang kuat. Polifenol ditemukan sebagai antioksidan yang lebih kuat dibandingkan vitamin E.

Sumber: mangosteen juice

9 manfaat kesehatan dari Tomat

Tomat! Rasanya manis, umumnya berwarna merah dan rasanya lezat. Tomat baik dikonsumsi oleh siapa saja. Tapi, apakah semua orang tahu mengapa tomat merupakan makanan yang paling sehat? Tomat memiliki vitamin C? rendah kalori? bebas lemak? Yaa betul sekali, tapi itu belum semuanya. Mari kita lihat lebih mendalam, mengapa tomat menjadi makanan pilihan yang sehat.

Buah tomat mentah (secangkir atau 150 gram) merupakan sumber yang baik dari vitamin A, C, K, folat dan kalium. Tomat secara alami rendah sodium, lemak jenuh, kolesterol dan kalori. Tomat juga menyediakan thiamin, niacin, vitamin B6, magnesium, fosfor dan tembaga, semuanya diperlukan bagi kesehatan. Selain itu, tomat mengandung 2 gram serat yakni 7% dari jumlah harian yang disarankan. Tomat juga memiliki kandungan air yang relatif tinggi.

Kesehatan kulit

Tomat membuat kulit Anda tampak lebih cerah. Beta-karoten,yang juga ditemukan dalam wortel dan kentang, membantu melindungi kulit terhadap kerusakan akibat matahari. Lycopene tomat juga dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap kerusakan sinar UV, penyebab utama garis-garis halus dan kerutan.

Menguatkan tulang

Tomat dapat membantu menguatkan tulang. Vitamin K dan kalsium dalam tomat sangat baik untuk memperkuat dan memperbaiki tulang. Lycopene juga telah terbukti meningkatkan massa tulang sehingga dapat melawan osteoporosis.

Melawan Kanker

Tomat adalah pelawan kanker alami. Lycopene dapat mengurangi risiko beberapa kanker, seperti prostat, leher rahim, mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, prostat dan kanker ovarium. Antioksidan tomat (vitamin A dan C) mampu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

Gula darah

Tomat dapat menjaga gula darah Anda menjadi seimbang. Tomat merupakan sumber kromium, yang membantu mengatur gula darah.

Penglihatan yang tajam

Tomat dapat meningkatkan penglihatan Anda. Vitamin A dapat memperbaiki penglihatan dan membantu mencegah rabun senja. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat dapat membantu mengurangi resiko degenerasi makula,

Rambut

Tomat bahkan akan membuat tampilan rambut Anda menjadi lebih baik. Vitamin A dalam tomat bekerja untuk membuat rambut menjadi lebih kuat dan mengkilap.

Mencegah Batu Ginjal dan Batu empedu

Tomat dapat membantu mencegah batu ginjal dan batu empedu. Beberapa studi menunjukkan bahwa, orang yang makan tomat tanpa biji dapat mengurangi terbentuknya batu ginjal dan empedu.

Mengurangi rasa nyeri kronis

Tomat dapat mengurangi rasa nyeri yang kronis. Jika Anda salah satu dari jutaan orang yang berurusan dengan rasa nyeri (seperti arthritis atau nyeri punggung), tomat dapat membantu mengurangi rasa sakit. Tomat kaya akan bioflavonoid dan karotenoid, sebagai antiinflamasi. Nyeri kronis sering melibatkan inflamasi kronis, menyerang inflamasi merupakan cara yang baik untuk melawan rasa sakit yang kronis.

Menurunkan berat badan

Tomat dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Jika Anda berada pada diet yang sehat dan program olahraga, tomat dapat dijadikan makanan keseharian Anda. Dapat digunakan sebagai cemilan yang besar seperti salad, casseroles, sandwich dan makanan lainnya. Karena tomat mengandung banyak air dan serat, tanpa menambahkan banyak kalori atau lemak.

Sumber: beliefnet

Antioksidan Acai Berry, 10 kali lipat dari Anggur

Acai berry merupakan buah berry yang memiliki banyak manfaat dan keuntungan. Ada banyak hal tentang acai berry yang masih belum diketahui oleh banyak orang, dan rata-rata mereka tidak menyadari manfaat acai sepenuhnya. Tidak hanya sebagai antioksidan, tapi juga dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit seperti kanker.

Manfaat Acai Berry Dalam Amazon Plus"Kita semua tahu bahwa setelah didiagnosis terkena penyakit kanker, setiap orang hampir selalu merasa takut, seolah-olah hukuman mati telah diberikan mereka. Itu semua hanya masalah waktu. Tapi, saya adalah seorang dokter yang tidak hanya mendiagnosis penyakit, melainkan juga memberikan harapan selama seseorang masih punya kemauan,” Ungkap Dr Sonny Viloria, direktur medis dan pemilik Biovitale Health Clinic, Symbios Holistic dan Wellness Sanctuary.

Baginya menyerah bukanlah pilihan, "Itu sebabnya saya sertakan dalam perawatan pasien saya modalitas yang lain seperti diet, olahraga, obat-obatan, dan dosis tinggi dari buah super yakni acai berry. Saya memberikan obat farmakologis yang tepat dan modalitas pengobatan. Dari berbagai macam penyakit, hasilnya mereka lebih cepat pulih,” jelasnya.

Studi menunjukkan bahwa acai berry tidak hanya memiliki antioksidan tertinggi yang dikenal manusia. Tetapi juga sebagai sumber sterol, asam lemak esensial, serat, mineral, dan asam amino. Asam lemak esensial, omega 3, 6, dan 9 membantu memperlambat efek penuaan serta dapat menurunkan lemak jahat seperti kolesterol.

"Acai berry kaya akan antioksidan untuk melawan dan menyingkirkan radikal bebas yang merusak sel. Radikal bebas dapat menyebabkan diabetes, arthritis, penyakit jantung, serta menyebabkan pertumbuhan kanker, tumor, leukemia dan sebagainya," tutur Viloria.

Para ilmuwan telah mengklarifikasi bahwa acai berry merupakan makanan super nomor satu di dunia. Dr. Viloria menjelaskan, "Hal ini karena acai berry mengandung 10 kali tingkat antioksidan dari buah anggur merah dan blueberry. Dalam penelitian saya sendiri, acai berry efektif sebagai suplemen kesehatan untuk pasien saya. Saya juga belajar bahwa tingkat ORAC harian yang direkomendasikan adalah antara 3.000-5.000! Tapi, kebanyakan orang selalu sibuk dan lebih banyak mengonsumsi makanan cepat saji dan mie instan, dan hasilnya mereka hanya mendapatkan kurang dari 1.000 ORAC per hari!” tandasnya.

Viloria menyarankan setiap pasiennya supaya makan dengan antioksidan yang lebih besar, yakni mencari makanan dengan tingkat ORAC yang tinggi. Semakin tinggi jumlah ORAC, maka sifat antioksidan yang dimiliki lebih kuat. Sebut saja acai berry yang memiliki skor ORAC menakjubkan hingga 5.500.

Sumber: philstar.com

Rahasia Delima Merah

Manfaat delima merah untuk penyakit jantung - Salah satu buah tertua yang ditemukan dalam tulisan-tulisan dan artefak dari berbagai budaya dan agama yakni delima. Delima (punica granatum) adalah buah asli dari Persia. Padat gizi, kaya akan antioksidan, dan telah dihormati sebagai simbol kesehatan, kesuburan serta kehidupan.

Delima adalah buah merah dengan lapisan luar yang keras, hanya benih di dalam yang dapat dimakan. Delima tersedia di sepanjang tahun, tetapi Anda hanya dapat membeli buah delima segar di toko pada bulan September hingga Januari. Ketika didinginkan dalam kantong plastik, buah delima bertahan hingga 2 bulan.

Anda juga bisa memberikan benih buah delima pada salad untuk memberikan warna cemerlang warna-warni, renyah dan sebagai penambahan gizi. Delima merupakan sumber makanan padat gizi yang kaya akan senyawa fitokimia.

Mengandung kadar flavonoid dan polifenol yang tinggi, antioksidan kuat yang menawarkan perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker. Segelas jus delima memiliki antioksidan lebih dari anggur merah, teh hijau, blueberry, dan cranberry.

Manfaat delima merah untuk penyakit jantung


Hasil Uji buah Delima yang menakjubkan, ditemukan senyawa dalam buah delima disebut ‘punicalagins’ yang terbukti bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah. Punicalagins adalah komponen utama yang bertanggung jawab sebagai antioksidan pada delima dan bermanfaat bagi kesehatan. Tidak hanya menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kecepatan pada penyumbatan jantung (aterosklerosis) menjadi mencair.

Penelitian medis terbaru mempelajari pasien jantung dengan penyumbatan arteri karotid yang parah. Mereka diberikan satu ons jus delima setiap hari selama setahun. Tidak hanya tekanan darah, para peserta memiliki penurunan hingga 30 persen pada plak aterosklerotik.

Dalam penelitian lain, senyawa antioksidan yang ditemukan dalam buah delima telah terbukti mengurangi agregasi platelet dan tekanan darah secara alami, serta mencegah serangan jantung dan stroke. Tidak hanya baik untuk jantung dan pembuluh darah, tetapi delima telah terbukti dapat menghambat kanker payudara, kanker prostat, kanker usus, leukemia.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa delima adalah salah satu buah yang paling ampuh, penuh gizi dan baik untuk kesehatan secara menyeluruh. Temuan klinis menunjukkan korelasi antara senyawa delima dan efek positif terhadap kardiovaskular, saraf dan tulang kesehatan manusia.

 

Sumber: drfuhrman.com